Jumat, 31 Juli 2009

Pagi ini pekerja keras itu telah tiada……

Aku mengenalnya saat Dia bekerja merenovasi rumahku begitu pendiam, saat berpapasan dengannya dia pasti tersenyum tanpa berpaling dari pekerjaannya. Dan kalau ditegur dia menjawab seperlunya. Kerjanya Rapi teh, kata Mang Ajat (pemborong rumahku), makanya Saya selalu pakai Dia, kebetulan Mang Didi itu masih keponakan saya. Dan memang benar kata Mang Ajat, Lantai dan dinding keramik dirumahku nyatanya Dia kerjakan dengan teliti, sehingga hasilnya lumayan rapi.

Jadi ingat terakhir kali bertemu dengannya, ketika itu Dia mengambil tangga di rumahku, dan dia pun langsung terduduk sambil brkata, pada ibuku, cape’ bu. Kami pun menawarkan minuman kepadanya dan seperti biasa dengan halus dia menolaknya.

Ternyata belakangan ibuku bilang hari itu dia cerita ingin cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya, katanya Dia ingin mengajak anak perempuannya jalan-jalan. Dan beberapa minggu kemudian daya mendengar bahwa Mang Didi sakit keras dan dibawa kerumah sakit umum di daerah Jakarta Utara, dari situ katanya Dia dirujuk ke Rumah sakit Besar di Jakarta, tulang belakangnya harus di bor karena penyakit Lever dan paru-parunya. Masya Allah hatiku bergetar hebat, bagaimana mungkin Dia bisa bertahan, pikirku. Mungkin kalau orang berada masih bisa tertolong dengan kondisi penyakit seperti itu, mereka akan dengan mudah mendapatkan rumah sakit termodern dengan uang yang mereka miliki, tetapi orang-orang seperti Mang Didi yang bekerja sebagai buruh bangunan, bagaimana dia akan mengusahakan biaya pengobatannya.

Seminggu kemudian aku bertanya kepada Mang Ajat tentang kondisi Mang Didi, dan mang Ajatpun mengatakan padaku bahwa kondisinya mulai membaik. Kalimat syukur dariku menyudahi percakapan saya dengan Mang Ajat. Sampai tadi pagi, ketika aku baru saja selesai memandikan anakku aku melihat Anak mang Ajat berteriak memberitahu bapaknya bahwa Mang Didi telah meninggal.... Inna lillahi wainna ilaihi rojiun.. Pagi ini pekerja keras itu telah tiada dengan meninggalkan 2 orang anak perempuan kecil dan seorang istri yang sedang mengandung.

Tidak ada komentar:

Jangan Lupa Waktu yaa...

Jadwal Shalat Jakarta dan Sekitarnya

Blogging gak bisa menghasilkan uang? Siapa bilang? Coba klik deh...